Bersih Pasti Untung, dengan Menabung Sampah Anda. “Optimalisasi Fungsi TPS3R dan Bank Sampah di Kelurahan Sugihwaras”

IMG-20230808-WA0123

WWW.INDONESIACERDASNEWS.COM
PEMALANG –Sampah adalah bahan-bahan atau barang yang tidak lagi memiliki nilai atau fungsi yang diinginkan dan umumnya dianggap sebagai barang yang tidak berguna atau merugikan.
Berdasarkan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) komposisi sampah paling besar berasal dari rumah tangga (38,2%) dengan 67% sampah organik, 32,8% sampah non organik, dan 0,2% lainnya, hal tersebut disampaikan Agus Aribowo selaku Pejabat Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Pertama DLH Kabupaten Pemalang.

Selanjutnya Agus Aribowo juga menambahkan “Mei 2023 lalu menjadi kenangan buruk bagi pemerintah dan warga di Kabupaten Pemalang. Dalam kurun waktu dua pekan TPA yang berada di Dusun Pesalakan Desa Pegongsoran ditutup paksa oleh warga sekitar yang merasa terganggu dengan tumpukan sampah yang sampai melebar ke permukiman dan mengganggu kesehatan,” ujar Agus Aribowo.

“Saya sudah melihat keadaan TPS3R di Kelurahan Sugihwaras, dimana sampahnya hanya dibiarkan begitu saja. Saya berharap kepada Bapak/Ibu RT dan RW yang ada di sini nantinya bisa ikut bekerja sama dengan kita dan pihak Bank Sampah Induk Mountrash untuk mengurangi sampah yang akan dibuang ke TPA, khususnya sampah anorganik yang sulit terurai,”tegas Agus Aribowo.

Dalam kesempatan tersebut Yohanes Calvin, mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro bersama sebelas mahasiswa melihat kondisi TPS3R dan Bank Sampah yang terbengkalai di dekat Kelurahan Sugihwaras. “Padahal, TPS3R dan Bank Sampah jika dikelola dengan baik dapat menjadi pendapatan bagi masyarakat di Kelurahan Sugihwaras. Dimana dengan TPS3R dapat menghasilkan Kompos, Pupuk Organik Cair (POC), Maggot, dan Eco-Enzyme dari pengelolaan sampah organik (khususnya sampah sisa makanan). Keempat produk tersebut dapat dijual dengan nilai yang tinggi. Selain itu melalui Bank Sampah warga dapat menabung sampah non organik berupa gelas/kaca, kaleng/metal, kertas, dan plastik/botol plastik menjadi uang yang langsung masuk ke rekening nasabahnya”, hal itu disampaikan Yohanes Calvin di sela-sela kegiatan Proker yang sedang dijalaninya, Selasa (8/8/2023).

Dalam konfirmasi kegiatan kunjungannya Dr. Fahmi Arifan, S.T., M.Eng dan drh. Siti Susanti, Ph.D. menindaklanjuti program kerja KKN Tematik menyampaikan bahwa

“Saya selaku dosen pembimbing lapangan berharap melalui Program Kerja optimalisasi TPS3R dan Bank Sampah ini dapat membawa berkah bagi warga Kelurahan Sugihwaras. Sehingga, kebersihan wilayah Kelurahan Sugihwaras selalu terjaga dan menjadi bahan edukasi bagi anak sekolah serta kelurahan lainnya mengenai pengelolaan sampah yang baik, sehingga sampah yang masuk ke TPA dapat berkurang,”ujar Fahmi Arifan.

Bank Sampah (Waste Bank) adalah sistem pengelolaan sampah kering (non organik) yang menampung, memilah, dan menyalurkan sampah bernilai ekonomi pada pasar sehingga masyarakat mendapat keuntungan ekonomi dari menabung sampah. Cara kerja Bank Sampah adalah sebagai berikut;

“Warga mendaftar sebagai nasabah Bank Sampah,
Nasabah mengumpulkan dan memilah sampah sesuai jenisnya,
Nasabah menyetor sampah ke Bank Sampah
Sampah ditimbang oleh petugas,
Sampah tersebut akan dicatat sesuai berat dan jenisnya,
Petugas menghitung nilai sampah yang disetorkan kemudian mencatat di buku tabungan atau website pengelola Bank Sampah.
Sampah tersebut akan disalurkan ke Pengolah Sampah atau ke Industri Daur Ulang,” pungkas Fahmi Arifan.

Menanggapi akan hal itu Pihak Bank Sampah Digital Mountrash juga memiliki mekanisme yang sama seperti Bank Sampah Konvensional, tetapi pencatatannya melalui digital, dan insentif langsung diterima oleh nasabah secara langsung ke aplikasi. Nasabah bisa menabung dimana saja mereka berada, selama Bank Sampah Digital ada disekitarnya, menurut keterangan Pihak Bank Sampah Induk Mountrash kepada para Ketua RT dan RW.

“Sistem Bank Sampah Digital Mountrash melalui aplikasi Mountrash yang dapat diunduh di playstore, memilih “daftar”, menginput data registrasi Mountrash, terima pesan OTP untuk verifikasi akun, kemudian tingkatkan akun, pilih sesuai keinginan yang sesuai persyaratan, dan lengkapi formulir”, mengakhiri penjelasan dari petugas Bank Sampah Digital Mountrash. (Red/iwn).

Berita Terkait