Metal Angels Gelar Semarang Extreme Aggression #4

IMG-20220814-WA0293

Semarang | ICN, Minggu (14 Agustus 2022) – Komunitas Metal Angles kembali menggelar acara Semarang Extreme Aggression #4 di MRC Medoho Semarang , sebuah even yang menyajikan band – band all genre khususnya yang beraliran rock dan metal dari bebagai kota di Jawa Tengah.

Beberapa band yang ikut menyemarakkan even tersebut antara lain Big Rock (Semarang), Garis Mesin (Kendal) , Aggressive (Pati) , The Ark (Magelang), Day for You (Semarang), D’Valiant (Semarang), Forsake (Semarang), Allaryce (Solo), Lohjinawi (Semarang) , Nuclear (Semarang), Dig The Grave (Semarang), Obelisk’s Tormentor (Salatiga).

Beberapa band pengisi banyak juga yang menampilkan lagu karya sendiri.

Agung Sudarmanto, selaku penasehat Komunitas Metal Angels, dalam sambutannya antara lain mengatakan bahwa Metal Angels adalah sebuah komunitas yang berdiri 33 tahun lalu, tepatnya tahun 1989, sebuah komunitas di Semarang yang anggotanya selain para musisi musik metal juga para penikmat dan pemerhati musik – musik metal.

“Dalam perjalanan waktu , Metal Angels mengalami metamorphosis berkembang menjadi komunitas yang menyelenggarakan beragam acara yang berhubungan dengan dunia musik, seperti sarasehan musik, diskusi – diskusi, membuat merchandise metal dan mengadakan pagelaran musik seperti sore ini. Obsesi komunitas ini ialah Semarang menjadi ‘kerajaan Metal’. Mudah – mudahan obsesi ini segera menjadi kenyataan,” tutur Agung.

Menyanyikan bersama seluruh audiens dengan semangat tinggi, lagu Hari Merdeka ciptaan H. Mutahar di even tersebut merupakan daya tarik tersendiri, terlebih even ini diadakan bertepatan dengan bulan Kemerdekaan.

Even yang mematok motto Setara Tanpa Kasta, selain even ini tidak membeda – bedakan genre musik juga band pengisi pun dari berbagai generasi.

Lohjinawi Band yang tampil cukup unik tampaknya merupakan pertanda sudah terjadinya regenerasi dalam dunia permusikan Semarang.

Para pemain Lohjinawi Band adalah siswa – siswi sekolah dasar dan dalam penampilannya mereka membawakan lagu Generasi Maju ciptaan salah satu orangtua pemain Lohjinawi (bunda Atik-Red), sebuah lagu rock yang berlirik bahasa Jawa.

Menurut salah seorang panitia yang ditemui awak media, Adhi W atau Adhi “Madness” mengatakan bahwa keseluruhan jalannya pagelaran di shooting yang nantinya akan diunggah di Youtube agar dapat dinikmati masyarakat luas.

Hal ini konon juga ia lakukan sejak even – even musik sebelumnya seperti even Semarang Extreme Aggression #1 sampai #3 termasuk juga even Silaturahmi Metal Semarang. “Tujuan kami ingin mengenalkan Kota Semarang melalui even – even musik,”kata Adhi.

[ Red ]

Berita Terkait

26 September 2022

Film Pembauran di Gedung Sobokartti Semarang

www.indonesiacerdasnews.com - Gedung Cagar Budaya Sobokartti beralamat Jalan dr Cipto 31-33 Semarang yang biasanya digunakan untuk tempat latihan tari Jawa, Gamelan, Pranatacara, Pedalangan, Sinden, tanggal 24 September 2022 ornamen gedung dan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *