Polsek Tambora Berhasil Ungkap Kasus Penculikan Anak

IMG-20220718-WA0128

Jakarta | ICN, – Seorang Ibu berinisial ZD (17) warga Jalan Krendang Timur Tambora Jakarta Barat melaporkan tetangganya sendiri lantaran membawa kabur putrinya berinisial IN yang masih berumur 6 bulan.

Pelaku yang diketahui berinisial SD (27) dan SM (41) yang merupakan tetangga korban nekat mencuri anak tetangga lantaran pelaku tidak mempunyai anak.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan mengatakan, saat ini Polsek Tambora berhasil mengungkap kasus penculikan anak.

“Kasus penculikan anak yang dilakukan oleh tetangganya sendiri terjadi di wilayah Krendang Tambora Jakarta Barat,” ujar Kompol Moch Taufik Iksan di Polsek Tambora, Senin (18/7/2022).

Sementara, Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar mengatakan, di mana pelaku merupakan tetangga korban.

“SD (27) dan SM (41) merupakan tetangga korban yang baru 2 bulan mengontrak, kedua pelaku merupakan pasutri yang menikah secara siri,”ujar Kompol Rosana Albertina Labobar.

Menurut Polwan yang akrab disapa Ocha menjelaskan, kejadian tersebut bermula Pada hari Rabu, Tanggal 13 Juli 2022 sekira pukul 11.00 WIB, ibu korban berangkat kerja dan anaknya dititipkan oleh neneknya.

Kemudian sekira pukul 19.00 WIB datang pelaku SD menghampiri nenek korban
untuk meminjam bayi tersebut, namun tidak boleh karena sedang dalam posisi
tidur lalu secara diam-diam pelaku membawa korban.

Selang satu jam sekira pukul 20.00 WIB, ibu korban pulang kerja dan mencari korban, setibanya di kamar ibu korban kaget melihat putrinya tidak ada di kamar.

Selanjutnya ibu korban mendatangi kontrakan pelaku SD namun sudah
dalam keadaan gelap, dan pelaku Sdri. SD tidak ada di rumah kontrakannya kemudian melaporkannya ke Polsek Tambora.

Lanjut Ocha menerangkan, berangkat dari laporan tersebut kemudian tim dibawah pimpinan kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Yugo Pambudi melakukan penyelidikan

Setelah dilakukan penyelidikan dilakukan patroli cyber dan menemukan anak korban ada di beranda facebook terdapat di Madura.

Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku pada
Sabtu tanggal 16 Juli 2022 jam 16.00 WIB di rumah pelaku yang beralamat di Dusun Pongkerep Desa Sokobanah Daya, Kecamatan
Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jatim.

“Kedua pelaku ditangkap pada saat berada di rumah bersama korban,” terang Ocha.

Dari keterangan yang diperoleh oleh pelaku didapat informasi yang bersangkutan nekat menculik anak tersebut untuk mengakui sebagai anaknya.

“Lantaran pelaku menikah belum mendapatkan keturunan jadi motif pelaku tega menculik anak tetangganya,” jelasnya

Untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 76f Jo 83 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perlindungan dan pasal 55 KUHP anak dengan ancaman hukuman maksimal 15
tahun penjara

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Berita Terkait

26 September 2022

Film Pembauran di Gedung Sobokartti Semarang

www.indonesiacerdasnews.com - Gedung Cagar Budaya Sobokartti beralamat Jalan dr Cipto 31-33 Semarang yang biasanya digunakan untuk tempat latihan tari Jawa, Gamelan, Pranatacara, Pedalangan, Sinden, tanggal 24 September 2022 ornamen gedung dan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *