WWW.INDONESIACERDASNEWS.COM ||JAWA TENGAH — Bertempat di Hotel Trio Azana Style Kebumen dilaksanakan pelantikan Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kabupaten Kebumen masa bhakti 2025 – 2030 pada tanggal 27 November 2025.
Selain acara pelantikan YJI Cabang Kabupaten Kebumen juga dilaksanakan pelantikan Pengurus Persatuan Bola Sundul Indonesia (PERBOSI) Kabupaten Kebumen.
Hadir dalam acara pelantikan tersebut, antara lain Bupati Kabupaten Kebumen, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kebumen, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Kebumen, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kebumen, Perwakilan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kebumen, Pengurus YJI Cabang Provinsi Jawa Tengah dan PERBOSI Jawa Tengah, serta beberapa tamu undangan lainnya.
Pelantikan Pengurus YJI Cabang Kabupaten Kebumen dilakukan oleh Agung Sudarmanto, Ketua II Bidang Komunikasi YJI Cabang Provinsi Jawa Tengah, sedangkan PERBOSI oleh Dr. H. Waluyo, MOr.
Yulaidah S.Psi, Psikolog Klinis, selaku Ketua YJI Cabang Kebumen masa bhakti 2025 – 2030 dalam sambutannya antara lain mengatakan bahwa kasus penyakit jantung dan kardiovaskuler saat ini semakin meningkat jumlah pengidapnya, sehingga peran Yayasan Jantung Indonesia sangatlah diperlukan di dalam menekan terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah. Yulaidah mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan Senam Jantung Sehat dikarenakan senam tersebut merupakan senam untuk menyehatkan jantung karena sifat senamnya teratur, terukur, terarah dan terawasi.
“Kita ingin melihat ke depan bahwa lebih banyak titik senam di desa dan kelurahan. Lebih banyak masyarakat ikut beraktivitas fisik secara rutin. Lebih banyak kegiatan edukasi kesehatan jantung dan olahraga. Dan yang paling utama adalah meningkatnya kualitas hidup masyarakat Kebumen. Kita berharap YJI dengan Klub Jantung Sehat Kabupaten Kebumen mampu menjadi motor Gaya Hidup Sehat,“ kata Yulaidah.
Ketua YJI Cabang Provinsi Jawa Tengah, Hj. Sri Lestari Soediro, SE, SH, MH dalam sambutannya yang dibacakan Agung Sudarmanto antara lain mengatakan “saat ini Budaya Hidup Sehat dan Budaya Hidup Sakit seakan berlomba mencari follower sebanyak – banyaknya sehingga siapa yang mampu bergerak cepat, siapa yang pintar mempengaruhi dan mengeksekusi strategi budayanya akan menguasai budaya atau gaya hidup masyarakat. Adanya fenomena tersebut menjadi amatlah tepat timingnya apabila Yayasan Jantung Indonesia yang semula berhenti di tingkat provinsi, sekarang keberadaannya sudah berada di kota dan kabupaten. Dengan demikian, rantai hirarki yang semula terpusat di provinsi menjadi menyebar di kota kabupaten, dan semakin dekat dengan Klub Jantung Sehat yang ada di lapangan. Kondisi ini diharapkan akan mempermudah jalannya organisasi untuk menyentuh dan bergaung sampai ke tingkat Klub Jantung Sehat dan sekaligus mempercepat gerak roda organisasi.”
Selanjutnya dalam sambutannya juga diinformasikan bahwa YJI seringkali terlihat sebagai Yayasan yang aktivitasnya hanya di lingkup Klub Jantung Sehat dengan Senam Jantung Sehatnya, Klub Jantung Lansia senam Jantung Lansia Bugar, Klub Jantung Rehabilatif dengan senam jantung Rehabilitatif di bawah pengawasan dokter yang berkompeten, Klub Jantung Remaja dengan Hip Heart dan Lompat tali Jantung Sehat-nya dan lain – lain. Namun sebenarnya wilayah gerak YJI lebih luas yang tak kalah pentingnya seperti mengadakan sosialisasi kesehatan jantung dan pembuluh darah di masyarakat , mengadakan seminar, talk show , baik dilakukan sendiri atau bekerjasama dengan organisasi lain yang sesuai selaras dengan visi misi YJI seperti menggandeng Persatuan Kardiologi Indonesia (PERKI), “Disamping itu YJI juga menfasilitasi penderita penyakit jantung bawaan yang kurang mampu di usia produktif agar mendapatkan fasilitas operasi jantung gratis di Rumah Sakit. Berhubung luasnya cakupan kinerja Yayasan Jantung Indonesia, maka YJI mohon dukungan Bupati selaku pemangku wilayah dengan jajarannya, para dokter dan tenaga kesehatan, organisasi sosial kemasyarakatan, masyarakat peduli kesehatan jantung untuk bergotong royong bersama YJI menciptakan masyarakat sehat dan bergaya hidup sehat,” lanjutnya.
Sementara itu Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani menyambut baik keberadaan Yayasan Jantung Indonesia Cabang Kabupaten Kebumen. “Pokoknya, kalau ada kata – kata jantung pasti saya support, “ kata Hj. Lilis Nuryani.
“Komunitas Jantung Sehat inilah yang menggerakkan perubahan – perubahan kecil namun membawa dampak yang besar bagi kesehatan masyarakat. Kita tahu, menjaga kesehatan seringkali bermula dari langkah paling sederhana , bergerak bersama, saling mengingatkan dan membudayakan pola hidup sehat. Pemerintah Kabupaten Kebumen sangat support pada gerakan ini, dan diharapkan YJI Cabang Kabupaten Kebumen yang baru saja dilantik mampu memberikan manfaat untuk kesehatan masyarakat, “ lanjutnya.
Acara ditutup dengan sosialisasi dan pelatihan Senam Jantung Sehat serta pengenalan visi misi dan organisasi Yayasan Jantung Indonesia. (Tim Redaksi)















