Kunjungi Pasar Sebukit Rama, Jokowi: Stabilitas Harga Untuk Meringankan Beban Masyarakat

IMG-20240321-WA0066

WWW.INDONESIACERDASNEWS.COM, – Presiden Joko Widodo meninjau langsung ketersediaan dan harga sejumlah bahan pangan dalam kunjungan kerjanya ke Pasar Sebukit Rama, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, pada Rabu, 20 Maret 2024. Menurut Presiden, harga beberapa komoditas pokok seperti bawang putih, bawang merah, dan beras premium terpantau stabil.

“Harga stabil, saya lihat misalnya bawang putih di Rp40 ribu (per kg), bawang merah Rp30 ribu (per kg), beras premium di Rp17 ribu (per kg). Saya kira harga baik,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai peninjauan.

Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa stabilitas harga merupakan salah satu fokus pemerintah untuk meringankan beban masyarakat. Menurut Presiden, pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan harga, terutama untuk beras medium, agar tidak merugikan petani maupun konsumen.

“Kita ini mengendalikan hati-hati supaya harga gabah kering tidak jatuh turun anjlok sehingga petani dirugikan. Kita jaga keseimbangan antara harga pokok produksi di petani yang harus untung dan juga harga eceran yang juga baik untuk konsumen, untuk ibu-ibu,” ungkap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi turut memberikan bantuan modal kerja kepada para pedagang yang ada di Pasar Sebukit Rama, Kabupaten Mempawah. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para pedagang dalam meningkatkan modal usaha.

“Bantuan modal kerja untuk para pedagang kecil,” tutur Presiden.

Salah satunya, Asniah, pedagang sayur dan buah yang mengungkapkan kebahagiaannya karena mendapat tambahan modal untuk dagangannya. Ia juga bersyukur dagangannya dibeli langsung oleh Presiden Jokowi.

“Bengkuang 1 kilo 3 ons dapat 150 (ribu Rupiah). Senang banget. Terima kasih ya Pak Jokowi. Semoga Pak Jokowi makin sukses, jaya terus Pak Jokowi, Pak Presiden kita,” ucap Asniah.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam peninjauan ini adalah Ketua Komisi V DPR RI Lassarus, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Pj. Gubernur Kalimantan Barat Harisson, dan Bupati Mempawah Erlina Nosran.

*[Tim Redaksi]