Kasdim 0711/Pemalang Hadiri Rapat Evaluasi Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting Tingkat Kabupaten

IMG-20221114-WA0400

PEMALANG, ICN – Kepala Staf Kodim 0711/Pemalang Mayor Cpm Edi Nuryanto, S.Pd., mewakili Dandim menghadiri rapat evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Audit Kasus Stunting di Tingkat Kabupaten Pemalang bertempat di Ruang Lingga Hotel Regina, Jl Pantura Kecamatan Petarukan, Senin (14/11/2022).

Selain Kasdim kegiatan tersebut juga dihadiri Plt. Bupati Pemalang Mansur Hidayat, ST., Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Agus Pujianto, SH., MM., Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang Santi Rosalia, serta peserta kegiatan evaluasi dan RTL Audit Kasus Stunting di Tingkat Kabupaten Pemalang.

Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah Agus Pujianto, SH., MM., dalam sambutannya menyampaikan (BKKBN) merupakan Koordinator percepatan kasus stunting yang ada di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam percepatan penanganan kasus stunting perlu dilakukan kegiatan khusus dalam menangani kasus stunting yang terjadi di wilayah.

“Pelaksanaan kegiatan Audit kasus stunting di masing-masing kabupaten/kota dapat dilaksanakan minimal 2 kali dalam satu tahun,”tuturnya.

Kemudian Agus Pujianto juga menyampaikan untuk hasil dari pelaksanaan kegiatan audit kasus stunting yang dilaksanakan, dapat didiskusikan serta ditindaklanjuti sesuai tugas pokok masing-masing.

Pada kesempatan yang sama Plt. Bupati Pemalang Mansur Hidayat, ST., mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada segenap jajaran Pemerintah Daerah beserta Tim Pakar dan Tim Teknis dan seluruh seluruh peserta Evaluasi dan Tindak Lanjut Pelaksanaan Audit Kasus Stunting Kabupaten Pemalang atas kerja kerasnya mempersiapkan kegiatan pada hari ini.

“Kegiatan Audit Kasus Stunting merupakan identifikasi risiko dan penyebab risiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin. Sumber data lainnya dengan tujuan mengidentifikasi risiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran, mengetahui penyebab risiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran sebagai upaya pencegahan dan perbaikan tata laksana kasus, menganalisis faktor risiko terjadinya stunting pada baduta/balita stunting sebagai upaya pencegahan, penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus dan memberikan rekomendasi penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus serta upaya pencegahan yang harus dilakukan,”terang Bupati.

Pada akhir sambutannya Plt Bupati meminta, hasil Audit Kasus Stunting yang telah dirumuskan oleh Tim Pakar dan Tim Teknis

“Setelah melaksanakan kunjungan lapangan pada sasaran kasus stunting, agar secara serius ditindaklanjuti oleh pemangku kepentingan secara kolaboratif dan terukur dalam rangka penurunan angka stunting di Kabupaten Pemalang,” ucapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan evaluasi dan RTL Audit Kasus Stunting di tingkat Kabupaten Pemalang.
(Iwan/Saeful)

Berita Terkait

7 Desember 2022

Ketua MPR RI Bamsoet Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung

JAKARTA, ICN - Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengutuk keras tindakan bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung pada Rabu pagi (7/12/22). Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *