Turunkan Perilaku Disruptif Anak, Mahasiswa KKN Undip Sosialisasikan Regulasi Emosi Pencegahan Bullying Anak-Anak Sekolah Dasar

IMG-20230804-WA0030

WWW.INDONESIACERDASNEWS.COM,
PEMALANG – Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro mengadakan sosialisasi regulasi emosi dan pencegahan bullying kepada anak-anak kelas empat di SDN Muncang 02 dan SDN Muncang 03 serta anak-anak kelas enam di SDN Muncang 01. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait regulasi emosi dan bullying untuk menurunkan tingkat perilaku disruptif anak dan untuk mencegah perilaku bullying.

Perilaku disruptif merupakan perilaku anak yang mengganggu atau melawan orang lain dan aturan di sekitarnya. Pada anak-anak tingkat sekolah dasar, masih banyak ditemui perilaku disruptif seperti mengejek dan mengganggu temannya, di mana hal tersebut akan memicu terbentuknya karakter yang buruk bahkan mengganggu kegiatan belajar. Salah satu faktor yang menyebabkan anak-anak berperilaku disruptif adalah karena mereka sulit untuk mengatur emosi. Hal tersebut seringkali menimbulkan konflik antara satu anak dengan anak yang lain dan memunculkan perilaku saling mengejek bahkan memukul atau perilaku bullying lainnya. Anak-anak perlu belajar dalam mengatur emosi-emosi negatif dalam dirinya.
Regulasi emosi merupakan kemampuan seseorang dalam mengatur dan mengontrol emosinya.

Pada minggu keempat sejak Tim II KKN Undip 2022/2023 diterjunkan di Desa Muncang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, mahasiswi dari Fakultas Psikologi Undip Afinery Gifta Annisafa melaksanakan program mono disiplin berupa sosialisasi regulasi emosi dan pencegahan bullying.

Sosialisasi dilaksanakan di tiga SD yang ada di Desa Muncang selama tiga hari di mana pada tanggal 26 Juli 2023 kepada anak-anak kelas empat SDN Muncang 03. Kemudian tanggal 28 Juli 2023 kepada anak-anak kelas empat SDN Muncang 03 serta pada tanggal 29 Juli sosialisasi dilakukan kepada anak-anak kelas enam SDN Muncang 01,”kata Gifta Annisafa, pada Kamis (3/8/2023).

“Penyuluhan dilakukan dengan memberikan edukasi mengenai definisi emosi, macam-macam emosi, mengenali dan memahami perasaan orang lain di mana anak-anak diberikan pertanyaan terbuka tentang bagaimana perasaan mereka terhadap orang lain untuk memunculkan respon anak, cara mengendalikan amarah, pencegahan bullying dan cara mengatasi bullying, serta menayangkan video edukasi tentang bullying,”tuturnya.

Media yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi adalah PPT yang berisi materi sosialisasi dan video edukasi, serta booklet. Setelah dilakukan sosialisasi, dilakukan sesi tanya jawab yang dikemas dalam bentuk games. Anak-anak SD sangat aktif dan antusias dalam mengikuti sosialisasi. Selain sosialisasi kepada anak-anak, dilakukan juga pemberian booklet dan edukasi kepada wali kelas di mana booklet berisi materi edukasi untuk membantu anak dalam mengembangkan kecerdasan emosi.

“Program sosialisasi regulasi emosi dan pencegahan bullying diharapkan dapat memberikan manfaat terutama dalam penurunan tingkat perilaku disruptif dan pencegahan bullying pada anak-anak sekolah dasar. Selain, itu diharapkan pemahaman yang didapatkan oleh anak-anak dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,”pungkas Afinery Gifta Annisafa.

Mahasiswa Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi KKN TIM II Universitas Diponegoro 2023 yang dibimbing langsung oleh dosen
Ir. Bambang Sulistiyanto, M.Agr.Sc., Ph.D., IPU. dan Yanuar Yoga Prasetyawan, S.Hum., M.Hum. beserta
Faradhina Azzahra, S.T., M.Sc.
(Iwn).

About Author

Berita Terkait

24 November 2023

Semarak Peringatan Hari Guru Nasional di SMK YP Karya 1 Kota Tangerang

WWW.INDONESIACERDASNEWS.COM | KOTA TANGERANG - SMK YP Karya 1 bersama dewan guru,OSIS, dan siswa/i memperingati Hari Guru Nasional dengan berbagai penampilan, seperti pidato dalam 4 bahasa ( Indonesia, Jepang, Inggris, Arab ), puisi tentang guru,...