Demi Bisa Sampai ke Pemerintah Pusat, “Tak Ada Bus Jalan Kaki Pun Jadi”

IMG-20221129-WA0405

PEMALANG, ICN – Demi bisa bertemu dan menghadap pemerintah pusat untuk mencurahkan isi hati serta berjuang untuk menagih janji, ribuan guru honorer yang sudah lulus Ujian Passing grade di Kabupaten Pemalang akan bertolak menuju ibukota.

Tentu bukan tanpa alasan rombongan guru baik negeri maupun swasta yang berjumlah 1504 orang, yang telah dijanjikan oleh salah satu anggota Dewan dan Pemda di bulan Desember tepatnya di tanggal 12 Desember 2022 akan mengajak Forum Guru Lulus Passing grade (GLPG) untuk mengadukan nasib guru honorer
mengkomunikasikan ke pemerintah pusat baik ke KEMENDIKBUD, BKN, KEMENPAN-RB dan KEMENDAGRI.
Passing Grade adalah suatu persentase nilai yang digunakan sebagai acuan untuk meluluskan seseorang dalam program studi di perguruan tinggi tertentu.

Menurut ketua Forum Guru Lulus Passing Grade, Agus Maemun , pada Senin (28/11/2022) mengungkapkan,manakala Pemda dan anggota dewan perwakilan rakyat ( DPR) tidak mengajak forum GLPG kami akan tetap berangkat walaupun harus jalan kaki, dan kami tak harus membebani DPR dan Pemda Pemalang.

“Tekat kami sudah bulat untuk berangkat ke Jakarta, manakala Pemda dan DPR tidak mengajak Forum GLPG, kami akan tetap berangkat walaupun harus jalan kaki dan kami tidak harus membebani DPR dan Pemda untuk akomodasi perjalanan kami,”ucapnya dengan penuh semangat.

Sementara menurut salah satu pengurus Forum GLPG Kabupaten Pemalang Fatah, juga ikut mendukung dan menegaskan perihal keberangkatan ribuan guru ke pemerintah pusat.

“Kami akan tetap berangkat ke Jakarta untuk menagih janji walaupun harus berjalan kaki, kita punya pengalaman dan punya identitas yang jelas masa kita nga bisa sampai ke Jakarta, perlu diingat saudaraku di Forum GLPG, tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kita mau merubahnya, kita sudah lulus dan dilindungi oleh peraturan yang ada, maka satukan peraturan dan tetap semangat,”tegasnya.

Masih di tempat yang sama Ketua Forum GLPG Kemabli menambahkan bahwasanya
untuk keberangkatan rombongan guru honorer ke Jakarta tentu mengingat berbagai pertimbangan, bisa jadi hanya perwakilan saja yang berangkat,tetapi tetap akan kami tagih janji mereka.

“Tadinya kami akan berangkat ke
Jakarta dengan jumlah yang begitu banyak, seperti di Kecamatan Belik hampir semua guru yang sudah passing grade mau berangkat ke Jakarta kemudian Kecamatan Watukumpul dan kecamatan yang lainnya. akan tetapi kami pengurus GLPG Kabupaten Pemalang memutuskan perwakilan saja mengingat berbagai pertimbangan. tetapi perlu diingat hal ini akan kami tagih ke DPR dan dewan sebagai langkah mereka akan mengkomunikasikan dan memperjuangkan nasib kami, pokoknya akan kami tagih , tagih dan tagih janji mereka,”pungkas Ketua Forum GLPG Kabupaten Pemalang Agus Maemun.

(Iwan/AAR)

Berita Terkait

8 Februari 2023

Kodam XII/Tpr Serahkan Barang Bukti 7,1 Kg Sabu ke BNN Kalbar

PONTIANAK | ICN, Rabu (8/2/23) - Barang bukti 7,1 kilogram sabu dan pelaku yang berhasil diamankan oleh Kodam XII/Tanjungpura atas upaya Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha di wilayah perbatasan, diserahkan ke Badan Narkotika...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *