Focus Group Discussion Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim, Bersama Anggota DPRD Jateng

IMG-20230528-WA0363

PEMALANG ICN.com — Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi partai Gerindra Dapil XIII, H Iskandar Zulkarnain menyambangi Desa Kebanggaan, Kecamatan Moga dalam rangka Focus Group Discussion dengan tema “Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim di Jawa Tengah”. Acara digelar di aula Balai Desa Kebanggaan, Sabtu (27/5/2023).

Hadir dalam kegiatan Ketua DPP Bidang Kaderisasi Partai Gerindra, Eko Wibowo, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah fraksi Gerindra, Komisi D, H Iskandar Zulkarnain, Forkopimcam Moga, Kades Kebanggaan Sarino, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta Tamu undangan.

Focus Group Discussion adalah dialog terbuka atau diskusi bersama puluhan perwakilan warga dari tiga desa, seperti Desa Kebanggaan, Pepedan, Gendoang Kecamatan Moga. Acara diskusi digelar oleh anggota DPRD Jateng guna membahas perihal kemiskinan Ekstrem di Jawa Tengah.

Menurut H Iskandar Zulkarnain, terkait kemiskinan Ekstrem pemerintah harus berupaya mengedepankan pembangunan di desa, karena miskin Ekstrem biasanya di desa, sehingga pembangunan di pedesaan harus dikedepankan, seperti infrastruktur jalan, rumah tidak layak huni, air bersih, dan yang lainya, karena kalo infrastrukturnya bagus otomatis meningkatkan ekonomi warga masyarakat, apalagi setelah ekonomi terpuruk akibat wabah Covid-19.

“Terkait dengan miskin Ekstrem tentunya pemerintah harus berupaya mengedepankan pembangunan, seperti infrastruktur jalan, rumah tidak layak huni, jaringan air bersih, listrik bagi keluarga tidak mampu dan bantuan yang lainya, karena hanya dengan itu ekonomi masyarakat miskin bisa kembali pulih, dan kami akan berupaya membantu memperjuangkan itu semua, harapannya, agar Label atau Merk miskin Ekstrem di Jawa Tengah bisa dihilangkan,”tuturnya.

Sementara menurut Ketua DPP Bidang Kaderisasi Partai Gerindra yang akan ikut di ajang pemilihan DPR RI dapil X, Eko Wibowo menyatakan terkait kemiskinan ekstrem pemerintah melalui presiden Joko Widodo juga mengimbau agar alokasi dana desa bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin karena miskin ekstrem itu biasanya ada di pedesaan.

“Masalah kemiskinan ekstrem pemerintah sudah berusaha keras mengalokasikan dana Desa memang belum maksimal, tentunya karena optimalisasi pendapatan negara juga belum optimal. Harapannya apa yang sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi bisa diteruskan oleh presiden mendatang. Dengan memaksimalkan pendapatan negara, karena tanpa intervensi anggaran kekuatan keuangan daerah pasti tidak akan maksimal dalam memberantas kemiskinan,”terang Eko Wibowo. (Iwn).

About Author