Hotel Jogya, Hotel Tertua dan Bersejarah yang Masih Eksis

IMG-20220721-WA0128

www.indonesiacerdasnews.com

Hotel Jogja merupakan hotel tertua yang masih eksis di Bukittinggi,yang didirikan pada zaman revolusi kemerdekaan pada tahun 1948.Hotel Jogja menjadi salah satu tempat penginapan para pejuang nasional, seperti Syafrudin Prawiranegara ketua PDRI. Sejak didirikan pada tahun 1948 kepemimpinan Hotel Jogja telah mengalami tiga kali pergantian. Pertama, H. Ilyas Dt. Majo Labiah sebagai pendiri Hotel Jogja 1948 -1975. Kedua, Nasroen Ilyas yang memimpin pada tahun 1975 – 2011.Ketiga, Gerry Satria Nasroen sebagai pemimpin Hotel Jogja 2011 – sekarang.

Terkait namanya, mungkin banyak yang mengira pemiliknya adalah orang Jogja. Itu tidak benar.

Pemiliknya, asli “Urang Awak’’ yakni H. Ilyas Dt Majo Labiah yang berasal dari Andaleh, Kecamatan Matur, Agam.

R.R Lita Syafitri yang biasa disapa Bunda RORO merupakan salah satu cucu dari H. Ilyas Dt. Majo Labiah. Selaku ahli waris, Bunda Roro mengatakan, awalnya Hotel Jogja ini rumah yang dihuni H. Ilyas Dt.Majo Labiah hanya berupa rumah petak sejenis paviliun akan tetapi H. Ilyas Dt.Majo Labiah menjadikan rumah tersebut sebagai tempat penginapan. Tahun 1948 banyak rombongan pegawai dari jogja yang tinggal di Bukittinggi, seiring dengan pindahnya Ibu Kota Negara ke Bukittinggi.

“Tahun 1949, baru berbentuk hotel. Nah, nama Jogja merupakan saran dari pelopor Sumpah Pemuda, Mr.Mohammad Yamin,’’ cetusnya saat di wawancara di kediamannya di bilangan Kota Tangerang, 17 Juli 2022.

Waktu itu, pusat Ibukota RI berada di Jogjakarta. Agresi militer Belanda terjadi, para petinggi Republik banyak yang ditangkap.

Namun, sebagian Menteri berada di Sumatera Tengah, dan sedang menginap di hotel ini.

‘’Untuk mengenang rombongan Pemerintah Pusat dari Jogja, Mohammad Yamin menyarankan nama Hotel Jogja,’’ sambung Bunda Roro.

Sejak berdiri, bangunan Hotel Jogja masih orisinil. Hanya saja, ada bagian kamar yang direnovasi akibat faktor usia.

Hotel Jogja yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan No.17 Guguk Panjang Kota Bukittinggi, memiliki 29 kamar dan tetap menjadi tujuan favorit wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Hotel ini berlokasi tak jauh dari Jam Gadang dan Objek wisata bersejarah lainnya, sehingga menjadi lokasi penginapan yang strategis bagi para wisatawan.

[ Giri ]

Berita Terkait

5 Oktober 2022

Di Kantor Kejari, Dandim 0509 dan Forkopimda Kabupaten Bekasi Musnahkan Barang Bukti Kejahatan

Bekasi , ICN - Letkol Inf Muhammad Horison Ramadhan Dandim 0509 menghadiri Gelar Acara Pemusnahan Barang Bukti tindak pidana umum yang sudah memiliki kekuatan Hukum tetap (In Kracht Van Gewijsde) di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi,...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *