Plt Bupati Pemalang Resmikan Monumen Jenderal Sudirman Dukuh Waryan Pulosari

IMG-20221114-WA0399

PEMALANG, ICN – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang meresmikan monumen Nasional Jenderal Sudirman pertempuran Dukuh Waryan di Desa Karangsari, Kecamatan Pulosari, Sabtu (12/11/2022).

Didirikannya monumen Nasional oleh Badan Pembudayaan Kejuangan (BPK) 45 Kabupaten Pemalang sebagai bukti sejarah, dan untuk mengenang terjadinya pertempuran hebat sehari penuh, pada hari Sabtu tanggal 8 Januari 1949.
Penyerangan oleh kompeni Belanda terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI) khususnya Divisi Siliwangi beserta rombongan pejuang dibantu oleh masyarakat dan pejuang pemuda Pulosari yang bergabung dalam GERBINDO dan pasukan Srikandi.

Dalam sambutannya Plt. Bupati Pemalang Mansur Hidayat, ST., menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Ketua dan pengurus Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan (DHC BPK 45 Kabupaten Pemalang) atas kerja kerasnya menginisiasi pembangunan monumen ini dari tahap awal perencanaan pelaksanaan pembangunannya hingga akhirnya dapat kita resmikan bersama.

“Besar harapan saya dengan adanya monumen perjuangan panglima besar Jenderal Sudirman di Dukuh Waryan desa Karangsari ini, diharapkan bisa memberikan banyak pelajaran berharga bagi masyarakat, baik itu sebagai simbol sejarah maupun simbol inspirasi generasi muda tentang nila-nilai perjuangan yang diwariskan oleh panglima besar Jenderal Soedirman,”ucap Bupati mengawali dalam sambutannya.

Kemudian masih menurut Bupati,
“Monumen Perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman di dukuh Waryan desa Karangsari merupakan simbol sejarah tempat dimana terjadinya pertempuran pejuang Indonesia melawan penjajah, Monumen ini menjadi pengingat kita, bahwa di Kecamatan Pulosari ini pernah terjadi pertempuran bersejarah dalam rangka mempertahankan kedaulatan NKRI,” ungkapnya.

Plt. Bupati juga menyampaikan, di kawasan monumen nantinya akan ditata dan dikelola sedemikian rupa sehingga menarik dan indah untuk dikunjungi dan dapat menjadi ikon pariwisata yang mempercantik desa Karangsari, sekaligus menambah destinasi wisata di Kabupaten Pemalang.

Sementara menurut Ketua DHC BPK (Dewan Harian Cabang) (Badan Pembudayaan Kejuangan) 45 Kabupaten Pemalang Luruh Sayono, SH., menjelaskan tentang latar belakang pembangunan monumen Jenderal Sudirman sebagai bukti sejarah.

“Dibuatnya monumen ini untuk mengenang sejarah terjadinya pertempuran tepatnya pada hari Sabtu tanggal 8 Januari 1949. pernah terjadi pertempuran sehari penuh, dimana pertempuran tersebut merupakan peristiwa penyerangan kompeni Belanda terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Harapan kami kepada masyarakat desa Jurangmangu, yang kebetulan monumen ini didirikan di tanah desa Jurangmangu, untuk menjaga dan merawat monumen ini sebaik-baiknya, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk masyarakat, dan bisa dikelola untuk destinasi wisata perjuangan,” tuturnya penuh harap.

Turut hadir dalam kegiatan Brigjen TNI (Purn) Mochamad Haryanto, Ketua DHC BPK 45 Kabupaten Pemalang, H Luruh Sayono, Wakapolres Pemalang Kompol Ariakta Gagah Nugraha, SIK, MH., Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, Shanti Rosalia, Anggota DPRD Kabupaten Pemalang Edi, Kasubsi Tiproinkum Kejaksaan Negeri Pemalang Sugeng SH, Jajaran OPD kabupaten Pemalang Camat Pulosari Abdul Aziz S.Sos, Camat Warungpring Bambang Ali Nuryanto SE,MM, Camat Randudongkal, serta segenap tamu undangan.

Kegiatan berjalan lancar hingga usai walau pun sempat diguyur hujan lebat di awal acara.
(Iwan/Saeful)

Berita Terkait

26 November 2022

Dua Pelaku Pencurian Diamankan Polsek Cilograng Polres Lebak

LEBAK, ICN - Polsek Cilograng Polres Lebak berhasil menangkap dua pelaku pencurian dengan pemberatan berupa handphone di Kp.Cijambe Ds.Pasirbungur Kec.Cilograng Kab.Lebak pada Selasa (22/11). Kapolsek Cilograng AKP Asep Dikdik menjelaskan pelaku...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *