Polri Kerahkan Tim TAA Usut Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

20220121_120552

ICN | Jakarta, – Mabes Polri melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) bergerak cepat untuk mendalami serta mengusut penyebab terjadinya peristiwa kecelakaan beruntun di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Dalam insiden berdarah ini telah mengakibatkan hilangnya nyawa manusia, beberapa kendaraan roda 4 dan sepeda motor rusak parah. Berdasarkan video yang beredar di sosial media, terlihat satu unit truk tronton warna merah dengan kecepatan tinggi menabrak para pengguna jalan.

Penyebab terjadinya insiden berdarah tersebut dikatakan Kadiv Humas Polri akan mendalaminya lebih lanjut. “Mabes Polri akan turunkan tim TAA (traffic accident analisis) Korlantas Polri ke TKP,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Jumat (21/1/2022).

Menurut Dedi, tim itu nantinya akan memastikan penyebab utama dari terjadinya peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia.

“Untuk back up proses pembuktian secara ilmiah penyebab kecelakaan menonjol tersebut yang mengakibatkan saat ini 5 orang meninggal dunia dan 14 orang luka-luka,” ujar Dedi.

Sejauh ini, kata Dedi, berdasarkan keterangan dari supir truk tronton tersebut, kendaraan yang dikendarainya mengalami rem blong saat melintas di lampu merah Muara Rapak. “Keterangan supir tuck tronton pompa angin rem tidak berfungsi sehingga menyebabkan terjadinya rem blong,” ucap Dedi.

Pasca-kejadian itu kepolisian saat ini melakukan evakuasi terhadap para korban, berkoordinasi dengan BNPB dan dinas terkait, melakukan evakuasi kendaraan, olah tempat kejadian perkara (tkp), dan pendataan korban di rumah sakit. (Red)

Berita Terkait

27 Januari 2023

Kapolres Lampung Utara Tepati Janji Tangkap Pelaku Curas Hewan Ternak Bersenjata Api

LAMPUNG UTARA, ICN - Masih kuat dalam ingatan kita saat Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail S.H., S.I.K., M.I.K yang turut mengusung jenazah (ILH) korban kasus pencurian disertai dengan kekerasan (Curas) hewan ternak kurang lebih satu...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *