Kebakaran Bukit Desa Nyalembeng, Danramil 13/Pulosari Bersama Anggota Bantu Padamkan Api

IMG-20230913-WA0082

WWW.INDONESIACERDASNEWS.COM

PEMALANG – Musim kemarau yang berkepanjangan beberapa bulan terakhir menyebabkan tumbuhan dan rumput liar di beberapa wilayah Kabupaten Pemalang mengalami kekeringan dan mudah terbakar.
Nyatanya pada Rabu,13 September 2023 pukul 12.00, WIB , di balik Obyek Wisata Bukit Tangkeban Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang telah terjadi kebakaran hutan di lereng bukit, yang diduga akibat pembakaran lahan oleh warga sekitar bukit.

Menurut kesaksian salah seorang warga Desa Nyalembeng Depriono yang sekaligus pengelola Wisata Bukit Tangkeban menuturkan, pada pukul 10.30 WIB ia melihat kepulan asap dari balik bukit obyek wisata bukit Tangkeban. Kemudian ia menghubungi pihak terkait di antaranya Koramil 13/Pulosari untuk membantu memadamkan api.

“Pada pukul 10,30 WIB, saya melihat kepulan asap dari balik obyek wisata Bukit Tangkeban, kemudian saya menghubungi pihak-pihak terkait, di antaranya Danramil Pulosari,” tuturnya.

Mendapat laporan dari warga, Komandan Koramil 13 Pulosari Kapten Chb Mahmudin beserta anggota bergegas menuju lokasi terjadinya kebakaran guna membantu memadamkan api bersama warga masyarakat sekitar Bukit Tangkeban.

” Betul pada Pukul 11.00 WIB salah seorang warga Desa Nyalembeng menghubungi kami, melaporkan telah terjadi kebakaran hutan, tidak menunggu lama kami bersama anggota bergegas menuju TKP untuk membantu memadamkan api bersama warga sekitar bukit , Muspika Pulosari, dan Pemdes Desa Nyalembeng agar api tidak menjalar lebih jauh lagi,”ungkap Danramil.

Kemudian Danramil mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada terhadap terjadinya kebakaran, jangan asal membuang puntung rokok, membakar lahan sembarangan, apalagi sengaja membakar rumput liar dekat permukiman.

“Kepada masyarakat sekitar hutan saya berharap untuk tidak asal-asalan membakar rumput, membuang puntung rokok sembarangan, diusahakan untuk sebisa mungkin menghindari dan mencegah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, yang pada akhirnya akan merugikan diri sendiri dan juga orang lain,”kata Danramil penuh harap seraya pamit untuk kembali bersama masyarakat memadamkan api.(Iwn).