Sosialisasikan Penanganan PMK, Dirbinmas Polda Banten Talkshow di RRI

IMG-20220713-WA0090

ICN | Serang – Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Sofwan Hermanto melaksanakan talkshow tentang penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dalam rangka Operasi Aman Nusa (OAN) Maung 2022 di Radio Republik Indonesia (RRI), Kota Serang pada Rabu (13/7).

Turut menghadiri menjadi narasumber yaitu Kepala UPT Dinas Pertanian Provinsi Banten Novia Herwandi dan Medic Veteriner drh. Indardi.

Dalam kesempatan pertama, Novia menjelaskan tentang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), “Saat ini marak terdengar issue terkait penyakit mulut dan kuku yang merupakan wabah virus pada hewan ternak ruminansia. Wabah ini menyebabkan penyakit yang sangat menular dan menyerang semua hewan berkuku belah atau genap seperti sapi,” ujarnya.

Novia juga menjelaskan penyebaran virus PMK sangat cepat dan dapat ditularkan melalui beberapa cara, “Penyebaran virus sangat cepat dan bisa ditularkan melalui kontak langsung kepada hewan, terbawa udara dengan jarak tempuh 10 km dan bisa melalui perlengkapan pendukung peternakan,” tambahnya.

Dalam hal ini Novia juga menjelaskan bahwa manusia bisa menyebarkan virus kepada hewan, “Dalam penyebaran virus PMK bisa melalui manusia atau disebut carrier, manusia tidak tertular tapi manusia bisa membawa virus ke kandang lain. Pada penelitian, virus biasanya terdapat di rambut manusia dan bisa bertahan selama tiga hari,” jelas Novia.

Sementara itu, Sofwan menjelaskan tugas dan langkah dari Polri dalam penanganan PMK khususnya Ditbinmas Polda Banten, “Ditbinmas Polda Banten akan melakukan pendataan melalui Bhabinkamtibmas serta memberikan sosialisasi kepada peternak dan warga sekitar mengenai penyebaran PMK, melakukan pengecekan kesehatan kepada hewan yang akan diperjualbelikan, melakukan pengecekan kepada pasar hewan dan rumah potong hewan, serta melakukan sosialisasi kepada pedagang daging,” kata Sofwan.

Terakhir Sofwan mengimbau kepada masyarakat tentang penyebaran virus PMK, “Kami dari Ditbinmas Polda Banten mengharapkan partisipasi dari masyarakat untuk dapat memberikan informasi terkait gangguan Kamtibmas seperti penyebaran PMK dan jika mendapat informasi bisa disampaikan kepada Bhabinkamtibmas atau Keswan di wilayah masing-masing,” ungkap Sofwan.

Di akhir talkshow, Novia juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk segera melapor jika mendapati kasus PMK di wilayahnya, “Dinas Pertanian khususnya bidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat siap menerima pengaduan tentang PMK, jika menemukan kasus PMK segera melapor ke Crisis Center Provinsi Banten pada nomor 082112918901 dan sekali lagi PMK tidak menular kepada manusia tetapi harus tetap berhati-hati karena manusia bisa menjadi carrier dalam penyebaran virus,” tutupnya.

[ Red ]
Sumber : (Bidhumas)

Berita Terkait

5 Oktober 2022

Di Kantor Kejari, Dandim 0509 dan Forkopimda Kabupaten Bekasi Musnahkan Barang Bukti Kejahatan

Bekasi , ICN - Letkol Inf Muhammad Horison Ramadhan Dandim 0509 menghadiri Gelar Acara Pemusnahan Barang Bukti tindak pidana umum yang sudah memiliki kekuatan Hukum tetap (In Kracht Van Gewijsde) di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi,...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *